Kesaksian : Ibu Martini, orang tua Saudara Lutfi
Aku senang sekarang sudah bisa melihat putraku Muhammad Lutfi K, 18 tahun kembali ceria. Ia juga menjalani rutinitas keseharian dengan penuh energi. Staminanya kian hari kian membaik, semenjak ia mengonsumsi Tahitian Noni Juice sejak Desember 2008 silam. Cerita Martini, ibunda Muhammad Lutfi.
Hampir setahun lalu, tepatnya pada Juni 2008. Kami sekeluarga merasa kebingungan yang teramat sangat. Kondisi badan Lutfi mendadak anjlok, ia cepat letih dan nafasnya mudah ngos ngos an seperti orang berlari, padahal ia hanya berjalan. Saat kami periksakan ke RS iSlam Cempaka Putih, dokter mendiagnosa bahwa terjadi kebocoran klep pada jantung anakku. Lemas dan lunglai rasanya badan ini begitu mendengar penjelasan dari dokter mengenai penyakit anakku.
Untuk memastikan diagnosa Dokter RS tersebiut, kami beralih ke Rumah Sakit Harapan Kita. Hasilnya sama. Bahkan dokter menyarankan agar Lutfi segera di operasi. “Ya Allah, aku berharap Engkau mendatangkan kesembuhan bagi anakku Lutfi tanpa harus operasi,” doaku setiap hari
Hingga akhir November aku tak jua mendapatkan jawaban atas kesembuhan anakku. Operasi menjadi satu satunya jalan menuju kesembuhan Lutfi. Sampai akhirnya ada seorang dokter membawakan TNJ sebagai alternatif solusi kesehatan untuk Lutfi. Bismillahirohmanirrohim, tas ijin Allah SWT aku berharap TNJ ini mampu menjadi mediasi kesembuhan anakku.
Benar saja, hanya dalam waktu 3 bulan. Dengan bimbingan dosis dan arahan dari Dr. Amarullah kondisi Lutfi kian membaik. Tak pernah kudengar lagi nafasnya ngos ngos an atau ia mengeluh letih. Bahkan pembengkakan yang terjadi ditubuhnya serta luka dikaki yang selama ini sulit disembuhkan – karena lukanya terus basah – lambat laun pergi dengan sendirinya.
Kini Lutfi sudah bisa menjalani hari-harinya dengan lebih baik. Dias sudah bisa membawa mobil atau motor bersama teman temannya sekedar untuk berjalan jalan. Dan dia juga tidak pernah lupa akan jus kesayangannya yang dikonsumsinya setiap hari sebanyak 120 cc ( pagi 60 cc dan malam 60 cc ). Kini aku tidak lagi mengkhawatirkan kondisi Lutfi, karena TNJ telah menjaganya. Alhamdulillah, terima kasih TNJ.
Sumber kesaksian : Ia Orana Vol 18, Juni 2009